Sore ini dia izin pulang lebih dulu karena bokap jantungnya kambuh lagi en harus di rawat di rumah sakit.Q tanya pa harus sekarang...?jawabnya iya karena sebenarnya dari kemarin jadwal dia nunggu tapi dia pas gag bisa terus.Ywda dech hati-hati ajjach di jalan.Sesaat sebelum pulang q dengar dia ngobrol ma temen2 tentang rencana maen futsal.Agak kurang jelas sich apa sebenernya yang mereka obrolin.Yang jelas dis bilang "iya..iya..tetep seperti rencana.
Seteleh dia pulang q kirim sms:
Izin ninggalin kerja buat nemenin ortu yang lagi sakit adalah keputusan yang sangat mulia.
Sebaliknya ninggalin ortu yang lagi sakit demi maen futsal en demi gag enak ma temen adalh sebuah bencana dan semoga aja bukan awal sebuah malapetaka."
Dari segi pandang q sich sebenarnya simple aja...waktu istirahat sebelum pulang tadi itu khn hanya kurang 15 menit aja.Jika di bandingkan dengan waktu yang akan dia habiskan untuk menemui en nemenin ayahnya ,15 menit itu sangat keciiill.Apalagi mendengar komitmennya dengan temen2 futsalnya.Dengan pikiran kotor ,itu bisa aja diartikan bahwa dia lebih memilih temen2nya daripada kerjanya.
Aku tidak bilang bahwa komitmen dengan temen itu tidak penting.Tapi saat membuat sebuah komitmen harusnya dipertimbangkan hal yang lebih penting seperti tentang komitmen dengan pekerjaan.Kemarin malem dia cerita kalo temen2 McD itu sulit banget kalo di ajak nentuin jam.Ada saat di mana mereka bilang siap hari ini en jam ini.Ech ternyata mereka akhirnya gag jadi karena pekerjaan mereka.
Dalam hal ini aku sangat mendukung sikap temen2 McD karena mereka benar2 menimbang mana yang lebih penting en gag bisa di undur en berjangka waktu lama dan mana yang bisa di tunda terlebih dahulu.Aku yakin sebenernya mereka juga gag enak jika harus di undur2 lagi .tapi mau gimana lagi jika memang schedulenya bentrok terus dengan tanggung jawab kerja
Begitulah seharusnya p'n fa.Jika mau sukses kamo harus berani menentang arus dan cermat mengambil sebuah keputusan.Dahulukan mana yang lebih penting dan mana yang lebih mendesak.Dan pilah2 mana yang bisa di undur atau bahkan bisa di tunda terlebih dahulu.Jangan ikut2 temen...!!!Kemampuan kita dengan mereka berbeda.Mereka boleh jadi lebih sempurna dalam beberapa hal dengan kita.Sehingga dengan atau tanpa usaha keras boleh jadi mereka bisa dengan mudah meraih cita-citanya.
Andai p'n ngebaca tulisan q ini.Andai p'n tahu bahwa ini tidak melulu tentang rasa cinta dan keinginan yang besar untuk di cinta.Ini juga sebuah sharing tentang makna sebuah persahabatan yang tentu saja nilainya lebih abadi.Ingin rasanya q teriak dan menangis di hadapan kmo untuk menyampaikan pandangan q ini.Bukankah kita berangkat dari sebuah kesamaan bahwa kehadiran kita pernah diragukan...??lalu kenapa kmo seakan gag pernah mau bangun en ngebuktiin bahwa kita tidak layak di ragukan...!!! sadarlah fa pliiiiiiiisss..........!!!
Ea Alloh...betapapun q ingin p'n berubah tapi jika hidayah dari Alloh belum turun tak ada yang bisa q lakukan.Innaka laa tahdii man ahbabta walaakinnalloha yahdi man yasyaa' quran juz 21 tapi q lupa nama suratnya.Artinya sesungguhnya enaku tidak akan bisa memberi petunjuk pada orang yang kamu cintai,tetapi Allohlah yang akan memberi hidayah pada orang yang dikehendakinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar